Urban Farming Budidaya Cabai Rawit di Lahan Sempit

URBAN FARMING CABAI RAWIT

URBAN FARMING BUDIDAYA CABAI RAWIT DI LAHAN SEMPIT - Seiring pertumbuhan penduduk, ekonomi dan perubahan jaman maka arus urbanisasi (perpindahan penduduk dari desa ke kota) semakin tinggi yang menjadikan kota semakin padat dan polusi semakin tinggi. Dengan semakin padatnya kota otomatis ketersediaan lahan terbuka semakin terbatas. Polusi yang tinggi akan mempengaruhi tingkat kesehatan dan kualitas hidup. Pola dan gaya hidup perkotaan yang begitu cepat, penuh ritme dan tantangan cenderung membawa kearah tingkat stressing yang lebih tinggi.


Maka kiranya URBAN FARMING BUDIDAYA CABAI / CABE RAWIT DI LAHAN SEMPIT bisa menjadi salah satu "oase" kondisi tersebut. Sebuah aktifitas menanam tanaman produktif (dimana hasilnya untuk dikonsumsi sehari-hari) yang bisa dilakukan dengan cara yang sederhana dan tidak perlu dengan lahan atau tempat yang luas.

DENGAN URBAN FARMING BUDIDAYA CABAI/ LOMBOK DI LAHAN SEMPIT akan menghasilkan 3 S (Sehat, Segar & Senang):
  1. Sehat, tanaman yang bebas pestisida kimia dan membantu menyerap polutan udara.
  2. Segar, tanaman yang benar-benar fresh dan menambah jumlah oksigen.
  3. Senang, aktifitas menggembirakan dan menghadirkan pemandangan yang lebih indah yang akan mengurangi tingkat stressing hidup.
URBAN FARMING CABAI RAWIT UNTUK KUALITAS HIDUP LEBIH BAIK. Kontribusi pada urban farming telah turut serta mendukung terciptanya kondisi go green pada dunia nyata, mari kita dukung bersama. 

CONTOH IDE KREATIF BERKEBUN / BUDIDAYA CABAI RAWIT PADA LAHAN SEMPIT DI PEKARANGAN SEKITAR RUMAH:
  1. Berkebun dengan menggunakan polybag/ pot.
  2. Berkebun langsung pada media tanah.
  3. Berkebun dengan menggunakan pipa air/ paralon.
KENDALA BUDIDAYA CABAI RAWIT LAHAN SEMPIT:
  • Tidak punya lahan tempat berkebun.
  • Tidak punya biji benih cabai rawit yang berkualitas.
  • Tidak punya pupuk yang tepat untuk memupuk tanaman cabai rawit.
  • Tidak punya ketrampilan menanam cabai rawit yang baik dan benar.
  • Tidak punya teman atau kenalan untuk konsultasi.
Anda Tertarik Menanam Cabai Rawit diLahan Sempit diSekitar Pekarangan Rumah Tapi Anda juga Punya Kendala Seperti di Atas? Silahkan Anda Hubungi Kami ke Hp/Wa 0878-3527-8694, Kami DISTRIBUTOR NASA Memberikan Solusinya Yaitu Berupa PAKET B URBAN FARMING

ISI PAKET B URBAN FARMING DARI NASA:
  • 1 sachet fresh seed cabai rawit.
  • 1 sachet fresh seed jagung manis. 
  • 1 sachet fresh seed terong ungu.
  • 1 sachet unsur makro (NPK).
  • 2 sachet greenstar.
  • Fresh seed = benih segar.
TEKNIK BUDIDAYA BERKEBUN CABAI RAWIT DI POLYBAG:
A.Media tanam:
  • Siapkan media tanam.
  • Pada polybag/ pot/ pipa paralon, masukkan media tanam secukupnya.
  • Pada media tanah terbuka, buat petak bedengan dengan ketinggian 20-30 cm, luas bedengan sesuaikan lokasi.
B.Pupuk larutan induk.
  • Siapkan pupuk 50 gram (1 sachet) NPK 16-16-16 dan 40 gram (2 sachet) greenstar dilarutkan dalam air bersih 1-2 liter.
  • Aduk merata hingga larut.
  • Masukkan dalam botol-botol bekas jangan terlalu penuh dan tutup rapat.
C.Penyemaian benih dan penanaman:
  • Siapkan air hangat-hangat kuku (sekitar 70 derajat celcius) secukupnya.
  • Rendam benih sekitar 1-2 jam.
  • Tiriskan dan peram benih dengan dibungkus dalam kertas koran selama 2-4 hari dengan catatan setiap hari buka pemeraman dan cek jika ada benih yang sudah berkecambah.
  • Ambil benih yang berkecambah dan langsung disemai sekaligus ditanam pada media tanam yang sudah disiapkan. Benih yang belum berkecambah dibungkus dan diperam lebih lanjut.
  • Jarak tanam 60-80 cm.
  • Penanaman benih sebaiknya jangan terlalu dalam, dari permukaan tanah cukup sekitar 5-8 cm.
D.Pemeliharaan dan pemupukan.
D1.Penyiraman pupuk.
  • Ambil 1 gelas (200 cc) pupuk larutan induk kemudian encerkan dengan 10 liter air bersih.
  • Siramkan secukupnya pada setiap area perakaran. Sebaiknya mengikuti perkembangan tinggi/ besarnya tanaman (misalnya 1-2 gelas sebelum berbunga dan 2-3 gelas setelah berbunga.
  • Jadwal penyiraman pada saat jelang tanam dan setiap 7-10 hari sekali diteruskan hingga panen atau siklus tanaman berakhir.
  • Jika larutan induk sudah habis, segera siapkan kembali larutan induk berikutnya.
D2.Penyemprotan pupuk:
  • Larutkan 10-20 gram (0,5-1 sachet greenstar dalam air bersih 10-15 liter.
  • Semprotkan merata pada seluruh bagian tanaman.
  • Jadwal penyemprotan dimulai usia 7-10 hari setelah tanam, dilanjutkan setiap 7-10 hari sekali. Penyemprotan pupuk diteruskan hingga panen atau siklus tanaman berakhir.
  • Khusus pada tanaman cabe, setiap habis petik dianjurkan dilakukan penyemprotan kembali.
  • Waktu penyemprotan sebaiknya pagi hari.
E.Panen.
  • Panen dilakukan saat buah sudah masak atau matang.
Demikian informasi urban farming budidaya cabai rawit di lahan sempit dari NASA (PT Natural Nusantara) yang dapat kami sampaikan kepada Anda, semoga bermanfaat. Kalau Anda ada pertanyaan terkait tentang teknik dan budidaya atau berkebun cabai rawit di polybag atau  Anda tertarik dan berminat untuk mempraktekkan berkebun cabai rawit dipolybag, silahkan Anda langsung menghubungi ke kontak kami!
Bagikan:

0 komentar:


CIMB Niaga, 7603 6767 7300, Arsis W | axxxxske-stsuxxxxxxxxx*#*$
OCBC NISP, 634130601924, C G Widi | suxxkamb_mnG0#M4sF40zY(35 kab & kota di JaTeng
BRI, 6440-01-001908-53-8, St S | 94jy0CWep1
Hosting PompaSubmersible.com (IdWeb) Masih Tersedia Fasilitas 4 AddOn Domain
Submersible-submersi-Solo-mnG0#M4sF40zY(

Products Overseas

MAU DAFTAR FOREX?
Buka Formulir Daftar Forexnya
Klik Disini!
Baca Panduan Cara Daftar Forexnya
Klik Disini!